Posted on

Jepang, Jerman Jalin Kerja Sama Keamanan Nuklir

TOKYO–MICOM: Jepang dan Jerman pada Sabtu (2/4) mengatakan mereka akan bekerja sama dalam standar keamanan nuklir internasional, sementara itu Tokyo berjanji untuk menyelidiki dengan teliti krisis nuklir yang sedang terjadi.

Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle beserta timpalan Jepang Takeaki Matsumoto bertemu di Tokyo saat Jepang berjuang untuk menstabilkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima selama tiga pekan setelah gempa bumi 9 SR dan tsunami.

“Yang terpenting, kami memperbaiki kualitas dan keamanan energi nuklir di dunia dengan membentuk sejumlah standar keamanan internasional,” kata Menlu Jerman itu.

“Kami sangat menyambut baik bahwa Jepang membuka informasi bencana alamnya dalam tingkat transparansi yang tinggi,” katanya. “Itu merupakan hal yang penting.”.

Matsumoto mengatakan dalam konferensi pers bersama: “Saya mengatakan kepada Menlu Westerwelle bahwa, mengenai PLTN, Jepang telah memberikan penjelasan kepada komunitas internasional dengan tingkat transparansi setinggi mungkin.”

“Saya mengatakan Jepang akan memeriksa dengan teliti kecelakaan dan ingin mengontribusikan kepada komunitas internasional dengan melakukan hal tersebut,” tambahnya.

Gempa bumi besar yang menyebabkan tsunami raksasa menyapu bagian timurlaut pesisir Jepang pada 11 Maret lalu, merusak banyak kota pelabuhan dan mengakibatkan 27.000 korban tewas atau hilang dan puluhan ribu lain yang kehilangan rumah.

Gelombang besar merusak sistem pendingin PLTN Fukushima Daiichi, memicu beberapa ledakan dan api pada empat dari enam reaktor, menyebabkan kebocoran uap radioaktif dan air ke lingkungan sekitar.

Setelah krisis nuklir terburuk Jepang, Kanselir Jerman Angela Merkel telah memerintahkan operator dari seluruh ke-17 reaktor yang beroperasi di negerinya untuk melakukan pemeriksaan keamanan dan mematikan sementara tujuh reaktor yang paling tua. Pada Kamis Jepang dan Prancis juga telah menyepakati untuk mendorong perbaikan standar keamanan nuklir internasional.

Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, pemimpin negara pertama yang berkunjung ke Tokyo sejak bencana tersebut, mengatakan G8 dan G20 akan mengangkat permasalahan itu pada tahun ini.

Westerwelle juga mengatakan pihaknya sudah siap untuk memberikan tiga pompa beton lagi kepada Jepang, yang sudah menggunakan satu mesin buatan Jerman untuk menyemprotkan air ke pendingin reaktor. Sejumlah lima pompa akan dikirimkan untuk PLTN tersebut, katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s