Posted on

Inilah Dampak Radiasi Nuklir yang Mengancam Warga Jepang

Dampak Nuklir FukushimaSetelah kemarin gak sengaja melihat berita di TV tentang dampak radiasi nuklir di PLTN Fukushima Jepang, saya jadi penasaran pengin tahu lebih jauh. Akhirnya saya iseng-iseng nyari di penelusuran Google indonesia dan ketemu 2 tulisan di bawah ini yang lumayan menambah wawasan saya tentang Dampak Radiasi Nuklir yang Mengancam Warga Jepang.  Walaupun sebenarnya menurut saya infonya kurang detail. Buat pembaca yang mempunyai referensi link infomasi boleh share dong..? :)

Semoga tulisan ini bisa sedikit membantu buat yang lagi mencari informasi Dampak Radiasi Nuklir, selamat membaca.

Pascagempa berkekuatan 8,9 skala Richter (SR) menghasilkan tsunami setinggi 10 meter. Pascatragedi, warga Jepang kembali dihantui ledakan kilang nuklir pembangkit listrik yang dikhawatirkan memberikan papara zat radiokatif kepada manusia.

Dilansir Aljazeera, Senin (14/3/2011), Professor Ilham Al-Qaradawi dari Qatar University memberikan penggambaran dari efek radiasi. “Radiasi memberikan efek ke sel manusia. Buka hanya membunuh namun jika dosisnya tinggi maka bisa merusak sel, menyebabkan kanker,” jelasnya.

Ketika seseorang terkena radiasi, jelas Ilham, efeknya beragam mulai dari kulit merah hingga terbakarnya kulit. Tidak hanya itu bisa membuat muntah-muntah. Bahaya jangka panjang tentu saja kanker.

“Kanker yang umumnya terjadi saat terpapar radiasi adalah kanker tiroid dan hanya bisa dilawan dengan tablet potassium iodide,”  jelas Ilham, lagi. Meski demikian, Ilham menambahkan jika dalam dosis yang rendah tidak akan membahayakan manusia. (Sumber: Makasar.Tribunnews.com)

——————————

Dampak Nuklir Fukushima

Dampak Radiasi Nuklir Jepang – Pemerintah jepang baru-baru ini menyatakan beberapa makanan mulai tercemar radiasi nuklir Fukushima. Berita ini membuat warga dunia cemas termasuk di Indonesia. Kontaminasi radioaktif pada makanan itu tergantung pada beberapa faktor dan tergantung pada jenis unsur radioaktifnya.

Beberapa waktu lalu di temukan tingkat radiasi yang tidak wajar dalam sayuran bayam, susu, dan di air keran yang dekat dengan Fukushima, namun belum ada ancaman dalam hal kesehatan.

Kontaminasi Radiasi Radioaktif Nuklir

Sumber utama adalah debu yang terbawa angin yang tersimpan pada buah atau sayuran atau yang jatuh di tanah, di mana ia diserap oleh tanaman rumput dan berdaun.

Partikel radioaktif tersebut kemudian ditularkan melalui rantai makanan, yang menjelaskan mengapa sapi bisa memiliki tingkat yang lebih tinggi dari radioaktivitas normal dalam susu dan daging.

Saat tertelan, partikel-partikel itu berbahaya karena mereka melepaskan energi yang dapat menyusup melalui ikatan molekul dalam DNA, sehingga meningkatkan risiko kanker.

Masalahnya bisa jangka pendek atau jangka panjang, tergantung pada sifat sumber radioaktif dan jumlah kontaminasi dalam lingkungan lokal, yang pada gilirannya juga dipengaruhi oleh cuaca.

Resiko Jangka Pendek

Apabila Yodium Radioaktif dalam makanan di serap kedalam tubuh manusia, maka dapat terakumulasi didalam tubuh dan menyebabkan kerusakan tiroid.

Resiko Jangka Panjang

Masalah jangka panjang berasal dari unsur-unsur abadi seperti Caesium 137, yang “setengah hidup” diukur dalam 30 tahun dan bahkan mungkin diperlukan beberapa abad sebelum terurai sempurna. ( Sumber )

Sekali lagi semoga informasi diatas bisa menambah wawasan kita, tentang dampak radiasi nuklir. Jangan kayak saya, lihat berita di TV ya cuma lihat saja..  sekedar hiburan tidak ada kemauan untuk mencari informasi lebih tentang hal dilihat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s